Cara bikin laporan yang kuat
Laporan yang baik bikin orang lain lebih waspada dan lebih cepat ditinjau. Siapkan dulu bahannya, lalu ikuti tiga langkah ini.
Sebelum mulai, siapkan
Screenshot percakapan
Tangkapan layar chat dari awal sampai akhir — termasuk janji, harga, dan nomor yang dipakai pelaku.
Bukti transfer
Struk atau mutasi yang menunjukkan tanggal, nominal, dan rekening tujuan.
Data rekening / nomor
Nomor rekening dan nama pemiliknya, atau nomor HP/WhatsApp yang menghubungimu.
Tautan toko / akun
Link toko online, profil media sosial, atau alamat website yang dipakai.
Tiga langkah melapor
- 1
Isi data pelaku
Pilih jenis laporan (rekening, nomor HP, atau nama/website), lalu masukkan datanya dengan teliti. Pastikan nomornya benar — ini yang akan dicari orang lain.
- 2
Ceritakan kronologinya
Tulis singkat tapi jelas: apa yang terjadi, kategori penipuannya, dan berapa kerugianmu. Kronologi yang runtut bantu orang lain mengenali modusnya.
- 3
Lampirkan bukti
Unggah screenshot dan bukti transfer. Laporan dengan bukti jauh lebih kuat, lebih cepat ditinjau, dan lebih dipercaya pembaca.
Biar laporanmu dipercaya
Lakukan
- Tulis kronologi apa adanya dan runtut
- Cantumkan nominal kerugian sejujurnya
- Lampirkan bukti yang jelas dan terbaca
- Pastikan nomor rekening / HP diketik benar
Hindari
- Menambah-nambahi cerita atau melebih-lebihkan
- Melaporkan karena dendam atau salah paham pribadi
- Menyebar data pribadi yang tidak relevan
- Melaporkan tanpa benar-benar bertransaksi
Yang terjadi setelah kamu lapor
- 1. Ditinjau dulu. Laporan masuk ke antrean moderasi untuk disaring dari yang asal-asalan.
- 2. Identitasmu disamarkan. Data pelapor tidak ditampilkan. Yang tayang hanya data pelaku, sebagian disamarkan.
- 3. Tayang & bisa dicek. Setelah lolos tinjauan, laporan muncul di hasil pencarian dan mulai melindungi orang lain.
Laporan resmi ke pihak berwenang
penipu.me bantu orang lain waspada, tapi untuk proses hukum dan pemblokiran, tempuh juga kanal resmi ini: